Beda Sikap Prabowo dan Sandi Menghadapi Hasil Hitung Cepat

(Berita Terpercaya) –  Pemilu dan Pilpres sudah selesai. Perhitungan resmi KPU jelas masih lama. Tetapi perhitungan cepat yang dilakukan beberapa lembaga survey rata-rata memberi kunggulan Jokowi antara 54-55 Persen.

Prabowo tidak mengakui hasil hitung cepat ini, bahkan dengan mengklaim telah melakukan real count sendiri oleh para kader di 320.000 TPS, atau sekitar 40 persen dari total TPS, Prabowo mengklaim unggul  sekitar 62 persen atas Jokowi.

Dan, Prabowo pun langsung sujud syukur di rumahnya di Kartanegara, Jakarta Selatan. Yang mendampingi Prabowo antara lain Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al Jufri, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan, Ketua Tim Pemenangan Djoko Santoso, serta beberapa tokoh seperti Rahmawati Soekarnoputri dan Tengku Zulkarnain

Anehnya Sandiaga yang juga berada di tempat yang sama, tidak hadir di samping Prabowo ataupun melakukan sujud syukur. Menurut Yuga Aden, salah satu tim Sandiaga, sebagaimana dikutip dari Kompas.com, Sandiaga ada di dalam rumah Prabowo, tetapi sedang sakit. “Pak Sandiaga istirahat di dalam. Lagi enggak enak badan,” kata Yuga. “Dari sore sampai sekarang cegukan terus, sampai sekarang enggak putus-putus,” tambah dia.

Lain lagi yang dikatakan Jubir BPN Prabowo-Sandi, Ferdinand Hutahaean. Katanya, Sandiaga dalam kondisi sehat. Tapi sedang berdiskusi dengan tokoh mulai dari purnawirawan dan ulama. “Lagi diskusi dengan banyak tokoh, Bang Sandi sehat,” tegas Ferdinand. (*/sdr)

foto: tribunnews