berita hoax tentang kapan meletusnya gunung agung

Berita Hoax tentang Kapan Meletusnya Gunung Agung

Berita Hoax tentang kapan meletusnya Gunung Agung di Bali telah banyak beredar di masyarakat. Hal ini pun segera mengundang tanggapan dari pihak PVMBG (Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi). Kepala PVMBG , Kasbani, mengimbau kepada masyarakat tidak percaya begitu saja dengan informasi yang telah banyak beredar di media sosial dan aplikasi pesan singkat.  Ia juga mengimbau masyarakat agar mencari informasi dari sumber yang resmi, salah satunya dari PVMBG.

Tren Gempa Vulkanik dan Tektonik yang Terus Naik

PVMBG sendiri memang tak bisa pastikan kapan Gunung Agung akan meletus.  Hanya bisa memberikan informasi tentang potensi letusan Gunung Agung sampai saat ini. Hal tersebut berdasarkan pada pemantauan jumlah gempa vulkanik dangkal yang terjadi. 

Sementara itu tren gempa vulkanik dan tektonik terpantau terus meningkat. Gempa vulkanik dangkal yang terus terjadi tersebut menandakan bahwa magma semakin mendekat ke permukaan.

Berdasarkan pemantauan pihak PVMBG pada Minggu (24/9) sejak pukul 12.00-18.00 WITA, gempa vulkanik dangkal sudah terjadi sebanyak 76 kali. Sedangkan gempa vulkanik dalam sebanyak 146 kali dan gempa tektonik 22 kali. 

———————————————–

Ribuan Pengungsi Segera Mendapatkan Pertolongan

Sejak Jumat malam, status Gunung Agung meningkat jadi Awas atau level empat/tertinggi. Masyarakat dalam radius 12 KM pun perlu diungsikan ke tempat aman menuju lima kabupaten terdekat yaitu Buleleng, Kulungkung, Bangli, Gianyar dan Tabanan. Sampai saat ini jumlah pengungsi sudah tembus 34 ribu dan masih bisa bertambah lagi.

Terpantau juga para pengungsi  sudah banyak yang menempati posko-posko. Banyak dari pengungsi tersebut kemudian yang mengisi waktu luangnya dengan berbincang dengan pengungsi lain atau menonton siaran televisi. Anak-anak yang berada di pengungsian pun juga diberikan kegiatan agar tidak jenuh selama berada di pengungsian. [Berita Terpercaya]