berlian terbesar kelima sepanjang sejarah

Berlian Terbesar Kelima Sepanjang Sejarah Ditemukan di Lesotho

[Berita Terpercaya] Salah satu berlian terbesar kelima sepanjang sejarah ditemukan di daerah pegunungan, negara Lesotho. Sebuah negara yang terletak di Afrika bagian selatan.

Lesotho merupakan negara dengan hampir seluruh ekonominya terbentuk dari ekspor berlian dan pakaian. Negara ini juga diketahui memiliki tingkat kemiskinan dan infeksi HIV yang tinggi

Berlian 910 karat, seukuran dua bola golf tersebut ditemukan di tambang Letseng. Tambang Letseng itu sendiri memang terkenal dengan ukuran dan kualitas berlian yang dihasilkannya. Harga jual rata-ratanya pun merupakan yang tertinggi di dunia.

Berlian tersebut memiliki sedikit atau tidak ada atom nitrogennya dan merupakan salah satu batu yang paling mahal. Selain harganya yang mahal, berlian tersebut juga merupakan berlian terbesar kelima sepanjang sejarah.

Berlian Terbesar Kelima Sepanjang Sejarah

Menurut Gem Diamonds Ltd., diperkirakan harga berlian tersebut bisa mencapai sekitar US $ 40 juta. Gem menjual batu 357 karat seharga US $ 19,3 juta pada tahun 2015 dan pada tahun 2006 menemukan Janji Lesotho 603 karat.

Sementara itu, Lucara Diamond Corp. menjual berlian 1.109 karat seharga US $ 53 juta pada tahun lalu. Rekor tertinggi dijual dengan harga US $ 63 juta untuk batu 813 karat kecil yang ditemukan pada waktu yang sama tahun 2015.

“Harga berlian sangat bervariasi dan didorong oleh banyak faktor,” kata Ben Davis, seorang analis di Liberum Capital Markets”.  Tentu saja dengan asumsi tidak ada inklusi besar yang menembus berlian, dan untuk harganya diperkirakan mencapai US $ 40 juta.”

Temuan besar dari Gem tersebut akan menjadi dorongan tersendiri bagi perusahaan. Diketahui perusahaan tersebut sempat turun ke rekor rendah tahun lalu. Hal itu menyebabkan harga batu-batunya turun dan terpaksa menutup tambang baru di Botswana.

Berlian Terbesar Kelima Sepanjang Sejarah

Berbagai Temuan Berlian Terbesar di Dunia

Berlian terbesar yang ditemukan adalah Cullinan 3.106 karat, ditemukan di dekat Pretoria, di Afrika Selatan, pada tahun 1905. Benda itu lalu dipotong dan dibentuk menjadi Great Star of Africa dan Lesser Star of Africa.

Selanjutnya Lesedi La Rona 1.109 karat  adalah yang terbesar kedua. Diikuti lagi dengan Excelsior 995 karat dan 969 karat Bintang Sierra Leone.