Buang Bayi di Teras Rumah, Pelaku Terekam CCTV

(Berita Terpercaya) – Setiyo Sudarminto (68) sedang menyapu di lantai teras rumahnya di Dusun Berjo Kulon Desa Sidoluhur Kecamatan Godean, Sleman, Yogyakarta, Rabu (29/7/2020) pagi. Ia menemukan sebuah kardus diletakkan di kursi di terasnya.

Awalnya, Setiyo mengira kardus itu berisi berkat kenduri. Ia kemudian menghampirinya. Ternyata kardus warna coklat itu berisi bayi berkelamin laki-laki. Setiyo segera memanggil keponakannya, Endah Tri Utami (30) agar mengambil bayi itu dari dalam kardus.

“Saya kaget lihat isinya bayi. Mukanya pucat. Pakaiannya rapi. Tapi, setelah saya lihat lagi, tubuhnya membiru. Mungkin kedinginan. Kami segera menjemurnya di bawah matahari pagi,” ucapnya.

Setiyo juga memeriksa isi kardus. Di bagian dalam salah satu penutup kardus tertera pesan dari si pembuang bayi yang diduga orang tua kandung bayi. Pesan itu berbunyi, Izinkan saya menitipkan anak saya. Mohon sayangi ia seperti saya menyayanginya. Tolong besarkan ia sebagaimana saya ingin membesarkannya. Berikan ia yang terbaik.

Setiyo teringat di rumah saudaranya yang bersebelahan dengan rumahnya ada CCTV. Maka, ia pun minta tolong saudaranya memutar rekaman CCTV. Dari CCTV terlihat sekitar pukul 02.00 WIB sebuah mobil warna putih berhenti di depan rumahnya dan dari pintu kemudi keluar seseorang membawa sebuah benda serta meletakkannya di atas kursi di teras rumah Setiyo.

Menurut Setiyo, apabila dicermati dari isi pesan si pembuang bayi, ada harapan si pelaku kepada Setiyo bersedia merawat bayi. Kebetulan, anaknya yang sudah berkeluarga selama 11 tahun dan menetap di Malang, Jawa Timur juga belum memiliki anak. Karenanya, ia ingin mengadopsi bayi tersebut. Setiyo siap memenuhi prosedur dan persyaratan mengadopsi anak yang diatur dalam undang-undang.

Kapolsek Godean Kompol Paino kepada wartawan mengatakan tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pembuang dan orang tua bayi. Sementara, dari tim medis Puskesmas Godean I, polisi mendapat informasi, bayi diperkirakan masih berumur dua hari. Karenanya, bayi tersebut harus mendapatkan perawatan di puskesmas.

“Kami masih lidik (menyelidiki -red) siapa pelaku yang membuang bayi. Juga, identitas orang tuanya,” terangnya. (*/dtc)

Foto :  ilustrasi bayi (reuters)