Bupati Sutedjo : Digital Government Tekan Kasus Covid-19

(Berita Terpercaya) –  Kabupaten Kulon Progo terpilih dalam program Gerakan Menuju 100 Smart City Nasional pada 2018. Beragam kekayaan potensi wilayah yang sangat menarik yang menjadi bagian kawasan strategis nasional Borobudur, menjadikan Kulon Progo dapat berkembang dinamis.

Seiring dengan telah beroperasinya Yogyakarta Internasional Airport, kabupaten di barat Kota Yogyakarta ini, juga dituntut mampu menyiapkan beragam kemudahan dan solusi yang bersifat inklusif, terutama bagi dan untuk masyarakat Kulon Progo.

Kulon Progo Smart City hadir sebagai tugas, inovasi sekaligus solusi dalam optimasi pelayanan pemerintah kepada masyarakat melalui platform digital. Hal ini sebagai langkah Kulon Progo dalam menyongsong transformasi layanan publik terintegrasi dalam satu aplikasi menuju digital government.

Aplikasi yang diperkenalkan adalah jendelaku.kulonprogokab.go.id. Jendelaku merupakan sistem online single acess public service yang akan mengintegrasikan layanan publik secara elektronik yang selama ini masih terpisah dalam berbeda platform.  Cukup aktivasi akun sekali dengan NIK, berbagai layanan dan kemudahan yang dibutuhkan masyarakat bisa diakses dan digunakan dengan mudah secara terintegrasi dalam single acess.

Dengan teknologi mobil berbasis Progressive Web App, aplikasi dapat diakses dan  digunakan tanpa harus mengunduhnya. Sehingga, aplikasi dapat digunakan tanpa membebani kapasitas penyimpanan ponsel pintar. Aplikasi ini juga dapat digunakan secara inklusif oleh semua elemen masyarakat dan pegawai. Selain memudahkan masyarakat dalam mengakses semua layanan publik, aplikasi Jendelaku juga memudahkan pegawai dalam melaksanakan kinerja.

Dalam mendukung era adaptasi kebiasaan baru (new normal), pada aplikasi Jendelaku diluncurkan fitur Lacakku yang berfungsi mencatat pergerakan dan riwayat kunjungan di lokasi publik Kupon Progo guna memudahkan pencarian dan penelusuran riwayat kontak apabila ada yang diindikasikan suspect Covid-19.

Bupati Kulon Progo Drs H Sutedjo melalui pers rilis digital (Selasa (21/7/2020) mengatakan, transformasi menuiu digital government saat ini menjadi kebutuhan di era disruption. Terlebih menghadapi pandemi Covid-19, yang memaksa kita mengubah kebiasaan baru dari manual ke digital.

“Inovasi Jendelaku ini akan memudahkan masyarakat mengakses seluruh layanan publik dengan lebih cepat, akurat, dan terintegrasi dengan satu aplikasi. Saya mengajak seluruh aparatur dan masyarakat untuk segera memanfaatkan kemudahan yang akan kita rasakan bersama sekaligus menjaga kesehatan masyarakat Kulon Progo dari pandemi Covid-19,” kata Sutedjo. (*/dtc/sar)

Foto : tribunnews.com