Chemistry Cornelis Lay pada PDIP Sejak 1973

(Berita Terpercaya) – Guru Besar UGM Prof Dr Cornelis Lay sangat paham dengan ajaran Presiden pertama RI, Ir Sukarno. Sejak menjadi mahasiswa, almarhum Conny sudah bergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI).

Ketua Tim Pemenangan Jokowi di DIY saat Pilpres 2019, Bambang Praswanto mengungkapkan kenangannya, Kamis (6/8/2020). Di antara paham atau ideologi Bung Karno yang dipahami Conny adalah Pancasila dan Marhaenisme.

Penguasaan ideologi dan paham Bung Karno dalam diri Conny, lanjut Bambang, akhirnya memantik timbulnya chemistry antara Cornelis Lay dengan PDIP. Bahkan, hal itu sudah berlangsung sejak era partai tersebut masih bernama PDI (Partai Demokrasi Indonesia) pada 9 Januari 1973.

Selain itu, Bambang menambahkan, Cornelis Lay dikenal konsisten memegang prinsipnya yang dia bawa sejak era mahasiswa hingga wafatnya. Prinsip tersebut membuat cocok dengan PDI dan sejak Megawati belum mengubahnya menjadi PDIP, Cornelis sudah dekat dengan Mega.

“Nah, sejak Bu Mega pegang (PDIP), dia dominan dengan memberi masukan strategi partai saat Orde Baru dan era Reformasi. Seperti, bagaimana memposisikan PDI sesuai dengan zamannya,” ucap Bambang.

Meski dekat dengan Megawati, Cornelis Lay tidak masuk dalam jajaran struktural di PDIP. Namun, dia kerap memberikan ide informal, masukan ke Megawati soal tata negara.

Bambang mengatakan PDIP sangat kehilangan karena pemikiran almarhum sangat berpengaruh bagi partai.

Cornelis Lay meninggal dunia pada Rabu (5/8/2020) sekira pukul 04.00 WIB. Cornelis Lay menghembuskan napas terakhirnya karena sakit jantung yang dideritanya.

Almarhum dilahirkan di Kupang, Nusa Tenggara Timur, 6 September 1959. Dalam Pemilu Presiden 2014, Conny dipercaya sebagai Ketua Tim Ahli dan Pakar Politik Tim Pemenangan dan Perumus Joko Widodo-Jusuf Kalla. Cornelis Lay juga pernah ditunjuk untuk menyusun teks pidato kenegaraan Presiden Joko Widodo pada pelantikan 20 Oktober 2014.  Cornelis Lay dikenal dekat dan menjadi orang yang kerap membuat draft pidato baik untuk Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri. (*/dtc)

Foto : Dok Bagian Humas dan Protokoler UGM