Belum Jelas Data Korban Ambruknya Selasar BEI

Belum Jelas, Data Korban Ambruknya Selasar BEI

[Berita Terpercaya] Data korban ambruknya selasar BEI gedung II yang roboh pada Senin (15/01) siang dilaporkan masih belum jelas. Hanya tampak sejumlah orang yang terluka dan ditandu keluar gedung. Dilaporkan pula oleh BBC.com bahwa wartawan juga dilarang mendekat.

Seorang saksi mata mengaku mendengar gemuruh yang keras pada siang ini saat selasar tersebut ambruk. Hal itu juga ditegaskan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono bahwa yang ambruk bukan lantai, melainkan selasar. Argo juga mengatakan bahwa pihaknya sedang mneyelidiki penyebab dari ambruknya selasar BEI tersebut.

Selasar yang ambruk tersebut biasa dipakai orang berjalan di lantai dua gedung BEI II. Lantai Mezzanine merupakan sebutan untuk selasar yang roboh tersebut. Letak selasar yang ambruk diduga berada di antara Bank Central Asia (BCA) dan Bank Rakyat Indonesia (BRI). Demikian hal itu diungkapkan Ririen kepada BBC, karyawawan Ernest & Young yang bekerja di lantai V.

 

Belum Jelas Data Korban Ambruknya Selasar BEI

Masih Belum Jelas Data Korban Ambruknya Selasar BEI

Kombes Argo Yuwono belum dapat memastikan terkait berapa jumlah pasti korban luka dalam peristiwa ambruknya selasar BEI. Kebanyakan dari korban mengalami luka-luka pada bagian tangan dan kaki. Mereka juga dilaporkan telah dibawa ke rumah sakit terdekat. Argo mengatakan terkait korban luka, jumlahnya lebih dari 15 orang dan jumlah pastinya sedang didata.

Terkait data korban ambruknya selasar BEI tersebut juga belum diketahui pasti ada tidaknya korban jiwa.