Densus 88 Sita Dokumen Ungkap Peran Tiga Tersangka Teroris JI

(Berita Terpercaya) – Sejumlah dokumen yang disita Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror (AT) Polri dari ketiga rumah tersangka terorisme mengungkap peran ketiganya, yakni Farid Okbah, Ahmad Zain An Najah, dan Anung Al Hamat di Bekasi, Jawa Barat. Sejumlah dokumen yang disita itu mengonfirmasi keterlibatan ketiganya dalam kelompok Jamaah Islamiyah (JI) dan Lembaga Amal Zakat Baitul Maal Abdurrahman Bin Auf (LAZ BM ABA).
Selain dari sejumlah dokumen itu, bukti-bukti keterlibatan ketiganya dalam terorisme juga diperoleh polisi dari keterangan sebanyak 28 tersangka yang di-BAP.
Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan dalam jumpa pers di kantornya, Jakarta Selatan, Jumat (19/11/2021) mengungkapkan, Densus 88 AT Polri menyita dokumen dari Farid Okbah dan kedua kawannya. Dokumen itu berisi peran-peran dari ketiga tersangka.
“Dokumen-dokumen tersebut isinya menunjukkan peran-peran dari ketiga tersangka,” tuturnya.
Ramadhan menyebut dokumen yang disita Densus sudah cukup menunjukkan keterlibatan Farid Okbah di kasus dugaan terorisme. Hanya, Ramadhan tidak bisa membeberkan isi dokumen tersebut.
“Artinya, dari dokumen yang disita Densus sudah bisa menunjukkan peran keterlibatan ketiga tersangka. Tentu kami tidak bisa buka di sini karena merupakan bagian dari penyelidikan dan penyidikan Densus,” imbuh Ramadhan.
Ketiga tersangka, Farid Okbah, Ahmad Zain An Najah, dan Anung Al Hamat, dari peran ketiganya dalam pendanaan kelompok teroris Jamaah Islamiyah (JI), terancam hukuman 15 tahun penjara.
“Ancaman hukumannya, kalau berdasarkan perannya dalam pendanaan teroris, bisa sampai 15 tahun penjara,” ujarnya.
Ramadhan menjelaskan, ketiganya dijerat dengan Pasal 15 juncto Pasal 7 UU Nomor 15 Tahun 2018 tentang Terorisme. Sementara yayasan amal milik kelompok teroris Jamaah Islamiyah (JI), LAZ BM ABA, dikenai UU khusus.
Ditambahkan Ramadhan, Densus 88 AT Polri belum mendalami dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dalam kasus tersebut. Mereka masih berfokus pada dugaan tindak pidana terorisme oleh Farid Okbah dkk. (*/dtc)
Foto : ilustras/antara