Gempa di Banjarnegara, Korban Butuh Bantuan Logistik Mendesak

[Berita Terpercaya] Bencana gempa di Banjarnegara dengan kekuatan 4,4 skala ricther pada Rabu (18/4) dilaporkan telah mengakibatkan dua orang tewas serta ratusan bangunan rusak. Saat ini, bantuan logistik berupa makanan, air bersih dan lauk-pauk menjadi kebutuhan yang mendesak bagi para korban gempa bumi.

Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial Harry Hikmat mengatakan bahwa pihaknya sudah bergerak mengantarkan logistik ke titik pengungsian. Demikian hal itu dikatakannya kepada Antara.

Beberapa kebutuhan mendesak korban gempa di Banjarnegara lainnya adalah alas tidur dan selimut. Para pengungsi juga dilaporkan membutuhkan peralatan untuk mandi serta peralatan pembersihan di lokasi gempa.

Selain logistik, kebutuhan mendesak lainnya, kata Harry, yakni alas tidur berupa tikar serta selimut. Begitu juga dengan peralatan mandi serta peralatan pembersihan lokasi gempa.

Kemensos juga dilaporkan telah mengirimkan logistik berupa makanan. Selain itu juga dalam bentuk unit dapur umum lapangan, peralatan dapur umum, truk serba guna dan RTU.

Dua titik dapur umum yang dibuka oleh Kemensos berlokasi di lapangan Desa Sidakangen Kecamatan Kalibening Kabupaten Banjarnegara.

Terkait pos pengungsian, terdapat empat desa yang menjadi pusat pungungsian. Desa-desa tersebut antara lain Desa Kasinoman, Desa Kertosari, Desa Plorengan, dan Desa Sidakangen.

baca: Gempa Banten Tak Berpotensi Tsunami

Korban Gempa di Banjarnegara dan Kerusakan Bangunan

Data sementara terkait jumlah pengungsi terdapat 526 Kepala Keluarga atau sebanyak 2.104 jiwa yang tersebar di sejumlah titik. Jumlah korban luka dilaporkan sebanyak 21 orang dan dua orang dilaporkan meninggal dunia. Dua korban meninggal dunia yakni Asep (13), dari Desa Kasinoman dan Ny. Kasri (80), warga yang beralamat di Dusun Bakalan, Desa Kasinoman.

Gempa juga dilaporkan telah menimbulkan di sejumlah infrastruktur. Sebanyak 316 rumah rusak, 62 unit rumah di Desa Kertosari, 217 unit rusak di Desa Kasinoman, dan 37 unit rumah di Desa Plorengan.

Fasilitas umum yang mengalami kerusakan, terdapat masing-masing berjumlah satu masjid yang terletak di Desa Plorengan, Desa Kertosari, Desa Kasinoman. Selanjutnya kerusakan satu mushola terjadi di Desa Kasinoman serta dua gedung SMP di Kalibening.


sbobet88