Kerusakan Inflator Airbag Keluaran Takata

Kerusakan Inflator Airbag Keluaran Takata Corp Desak Ford Lakukan Recall

[Berita Terpercaya] Ford Motor Co mengkonfirmasi kematian kedua yang terjadi dalam kecelakaan sebuah truk pikap karena adanya kerusakan inflator airbag keluaran Takata Corp. Terkait hal tersebut Ford Desak 2.900 Pemilik Pikap Berhenti Mengemudi di Amerika Utara sampai mereka dapat memperoleh suku cadang pengganti.

Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional mendesak pemilik untuk memperhatikan peringatan Ford. Hal itu dinilai sangat penting karena inflator airbag keluaran dari Takata beresiko tinggi. Pihaknya juga mendesak agar semua airbag yang beredar agar dilacak dan melakukan penggantian . Demikian hal itu disampaikan juru bicara NHTSA, Karen Aldana.

Ford mengatakan akan membayar kendaraan yang ditarik ke dealer atau mengirim tim perbaikan mobile ke rumah pemilik dan memberikan pinjaman gratis jika diperlukan.

baca juga >>> Ford Hadapi Tuntutan Terkait Skandal Uji Emisi

Berbagai Kasus Terkait Inflator Airbag keluaran Takata Corp di Amerika Serikat

Inflator Airbag keluaran Takata diketahui dapat meledak dengan kekuatan yang berlebihan. Diketahui pula bahwa hal itu telah melukai lebih dari 200 pengemudi. Cacat tersebut menyebabkan Takata mengajukan perlindungan kebangkrutan pada bulan Juni.

Pada 2017, jaksa di Detroit mendakwa tiga mantan eksekutif senior Takata dengan memalsukan hasil tes untuk menyembunyikan cacat inflator. Tidak ada yang datang ke Amerika Serikat untuk menghadapi tuntutan.

Tahun lalu, Takata mengaku bersalah melakukan penipuan kawat dan dikenai hukuman denda sebesar $ 1 miliar di pengadilan A.S. sehubungan dengan penarikan kembali tersebut.

Pembuat mobil telah berjuang untuk mendapatkan cukup banyak suku cadang untuk recall besar-besaran. Sebuah laporan NHTSA November mengatakan sekitar dua pertiga kendaraan AS yang ditarik belum diperbaiki.