KPK Dalami Temuan Aliran Dana dari Walikota ke Jaksa Eka

(Berita Terpercaya) – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami informasi mengenai adanya penerimaan lain dalam perkara dugaan suap terkait lelang proyek pada Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPKP) Kota Yogyakarta Tahun Anggaran 2019. Disebut-sebut  aliran dana tersebut berasal dari seorang walikota ke Jaksa Eka.

Namun demikian, Juru Bicara KPK Febri Diansyah tidak menjelaskan wali kota daerah mana yang turut mengeluarkan uang lantaran proses penyidikan masih berjalan. Sebelumnya, KPK menetapkan Eka sebagai tersangka bersama dua orang lainnya, yaitu Direktur Utama PT Manira Arta Mandiri, Gabriella Yuan Ana dan Satriawan Sulaksono selaku Jaksa di Kejaksaan Negeri Surakarta.

“KPK mendalami informasi terkait dengan dugaan penerimaan lain tersangka EFS (Eka Safitra) dari kepala dinas pekerjaan umum dan wali kota,” ujar Febri, Kamis (7/11/2019) kepada wartawan.

Penetapan tersangka merupakan tindak lanjut dari operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Tim Satgas komisi antirasuah di Solo dan Yogyakarta.

Dalam operasi senyap tersebut, KPK menyita uang sejumlah Rp100 juta dan mengamankan empat orang yang terdiri dari unsur jaksa dan swasta. Uang tersebut diduga berkaitan dengan proyek yang diawasi Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D). (*/dtc)

Foto : beritasatu.com