Laporan Chairawan Soal Tempo Ditolak Bareskrim Polri

(Berita Terpercaya) – Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri menolak laporan mantan komandan Tim Mawar Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI AD Mayjen TNI Purnawirawan Chairawan Nusyirwan atas Majalah Tempo edisi 10 Juni 2019 yang mengangkat Laporan Utama soal kerusuhan 21-22 Mei. Tempo terbit dengan cover story “Tim Mawar dan Rusuh Sarinah”.

Menurut kuasa hukum Chairawan, Hendriansyah, polisi belum bisa menerima laporan ini karena harus menunggu laporan dan rekomendasi dari Dewan Pers. “Barusan kami dari dalam, berdiskusi dan konsultasi, dan alhamdulillah laporan kami belum diterima karena menunggu rekomendasi dari Dewan pers,” ujar Hendriansyah sebagaimana dikutip dari Antara.

Dewan Pers berencana memanggil Chairawan dan Majalah Tempo pada Selasa pekan depan untuk pemeriksaan dan klarifikasi dari dua belah pihak. Karena  itu Chairawan baru akan menyusun kembali rencana setelah pertemuan dengan Dewan Pers.

Berdasarkan UU Pers, hukuman yang diberikan kepada media apabila produk jurnalistiknya terbukti melanggar kode etik adalah sanksi etis, bukan pidana seperti yang diinginkan pihak Chairawan.

Tidak hanya Tempo, Chairawan pun berencana melaporkan sejumlah akun media sosial yang menuduhnya terlibat dalam kericuhan Aksi 22 Mei. “Itu lagi kami cari bukti-buktinya. Masih dicari,” kata Hendriansyah.

Chairawan mengaku keberatan dengan penyebutan Tim Mawar oleh Majalah Tempo, padahal pelaku yang diduga terlibat kericuhan 22 Mei hanya perorangan. Oleh karenanya ia merasa dirugikan sebagai mantan komandan Tim Mawar. (*/sdr/ant)

foto:detik.com