menggigit tangan petugas kepolisian

Pernah Alami Gangguan Jiwa, Emak-Emak Nekat Menggigit Tangan Polisi

[Berita Terpercaya] Emak emak menggigit tangan petugas kepolisian, itulah aksi yang dilakukan seorang ibu yang kena tilang di Kudus, Jawa Tengah. Diketahui pula bahwa hal itu dilakukan pelaku karena merasa tidak terima saat akan ditilang petugas. Berdasarkan laporan dari Liputan6.com, kini kejadian pada Kamis (22/2) tersebut juga tengah viral di media sosial.

Kronologi kejadian diawali polisi yang bertugas bermaksud memberhentikan pelaku yang kedapatan melawan arah dengan sepeda motor matic miliknya. Tidak hanya itu, pengendara motor matic tersebut juga diketahui tidak mengenakan helm. Setelah diperiksa, emak emak tersebut ternyata juga tidak bisa menunjukkan surat-surat kelengkapan untuk berkendaranya.

Disampaikan pula oleh Kapolres Kudus AKB Agusman Gurning terus melaju dan tidak mau berhenti saat akan ditilang. Petugas kemudian dilaporkan menghadang dan mengambil kunci motor perempuan berhijab tersebut.

Kejadian berikutnya, pengendara motor matic bernomor polisi K 2899 HR tersebut justru menjadi semakin marah. Ia tampak mendorong-dorongkan sepeda motornya ke badan petugas sambil berusaha meminta kembali kunci motornya.

Petugas itupun tidak memberikannya hingga kejadian itu berujung pada aksi menggigit tangan petugas yang dilakukan oleh emak emak tersebut. Seakan tidak bisa terbendung lagi, amarah emak emak inipun makin menjadi-jadi. Ia dilaporkan mencoba menantang polisi namun petugas polisi diketahui hanya tersenyum saat mendengar tantangan dari emak-emak tersebut.

baca juga >>> Pelaku Penembakan di sebuah SMA di Florida Ditangkap

Pernah Alami Gangguan Jiwa

Dituturkan pula oleh Kepala Polres Kudus, AKB Agusman Gurning, bahwa emak emak tersebut pernah mengalami gangguan jiwa. Suami dari emak emak yang menggigit tangan petugas kepolisian itu diketahui membawa buktinya saat datang ke Mapolres Kudus.

Diceritakan pula oleh suami emak emak tersebut bahwa yang bersangkutan pernah mengalami gangguan jiwa dan pada 2016 pernah menjalani perawatan. Disebukan pula ada buku berobatnya dari RS Lukmono Hadi. Emak emak tersebut tercatat sebagai pasien gangguan jiwa. Demikian informasi tersebut disampaikan Hadi kepada Liputan6.

Suami emak emak tersebut juga menambahkan bahwa yang mengalami gangguan jiwa di keluarganya tidak hanya yang bersangkutan. Adiknya dari pelaku juga diketahui “agak-agak stres gitu”, tutur Agusman terkait kejadian emak emak yang menggigit tangan petugas kepolisian tersebut.