Mobil Patroli Polisi Dirusak Orang di Galur Kulon Progo

(Berita Terpercaya) Perwira Unit Sabhara Polsek Galur Kulon Progo Aiptu Wahyu Gunawan  mengendarai mobil patroli, Sabtu (26/6/2021) pagi. Ia melintasi wilayah Dusun Kranggan Kulon, Kalurahan Kranggan, Kapanewon Galur, Kulon Progo. Sekitar pukul 07.00 WIB ia melewati belakang Pasar Kranggan.

Tiba-tiba, ia melihat seseorang berlari dari depan sebuah rumah warga. Lelaki itu berlari mendekati mobil patroli yang dikendarainya. Karena khawatir akan menabraknya, Wahyu spontan menghentikan laju mobil patrolinya.

Ternyata, lelaki yang kemudian diketahui berinisial PR (46) itu orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Orang gila diketahui pula membawa kayu dan memukul-mukulkan potongan kayu itu ke mobil patroli. Segera pula Wahyu keluar dari dalam kabin mobil dan bermaksud menghentikan lelaki gila yang nekat itu. Namun, ia justru dijadikan sasaran pukulan si orang gila. Alhasil, Wahyu kewalahan menghadapi orang gila. Bahkan, ia mengalami luka-luka di bagian kanan punggungnya akibat kena pukulan kayu.

Segera pula sejumlah orang berupaya mengamankan orang gila dan lainnya menolong Wahyu. Antara lain, petugas Puskesmas Galur, anggota TNI Koramil Galur serta lima orang personel dari Mapolsek Galur. Mereka pun berhasil mengamankan si orang gila serta membawanya ke RSJ Grhasia Pakem, Sleman. Sementara, Wahyu akhirnya dilarikan ke RS PKU Muhammadiyah Bantul.

Amukan si orang gila mengakibatkan mobil patroli rusak. Kerusakan di beberapa bagian mobil, antara lain kaca pengemudi bagian kanan dan kiri serta kerusakan kaca penumpang kanan dan kiri. Total kerugian akibat kerusakan diperkirakan senilai Rp15 juta.

Kapolsek Galur, Kompol Budi Kustanto, mengatakan pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan dari RSJ Grhasia Pakem, untuk mengetahui apakah pelaku benar-benar mengidap gangguan jiwa. Jika tidak pelaku dapat diproses secara hukum.

“Kami masih menunggu hasil pemeriksaan dari Grhasia. Jika murni menderita ODGJ tidak kami proses. Sementara, jika tidak (sakit jiwa) ya kami upayakan proses,” ujar Budi. (*/dtc)

Foto : dok. Mapolsek Galur, Kulon Progo