Nani Sakit Hati pada Tomi, Sate Beracun Renggut Jiwa Bocah Tak Berdosa

(Berita Terpercaya) – Polisi berhasil mengungkap motif tersangka pengirim paket takjil beracun Nani Aprilliani Nurjaman (25) warga Dusun Sukaasih, Desa Buniwangi, Kecamatan Palasah, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat,  yang menetap di Potorono Kapanewon Piyungan, Bantul. Yakni, lantaran tersangka sakit hati dan dendam kepada Aiptu Tomi, seorang anggota reserse Polrestas Yogyakarta.

Dari hasil penyelidikan dan pemeriksaan polisi gabungan, di antaranya Polres Bantul, Polresta Yogyakarta, dan Polda DIY, diperoleh pengakuan dari tersangka Nani. Ia nekad melakukan perbuatan meracuni sate lontong yang hendak diberikan kepada Tomi karena sakit hati. Nani bekerja sebagai kapster sebuah salon yang memiliki sejumlah pelanggan. Tomi adalah salah satu pelanggannya. Tersangka merasa sakit hati karena tidak dinikahi Tomi.

Tersangka berencana meracun Tomi. Tiga bulan sebelumnya ia membeli kalium sianida melalui belanja online seharga Rp 200-an ribu. Berikutnya, pada Minggu (25/4/2021) sore ia memesan sate lontong dan menemui seorang driver ojek online, Bandiman (47) untuk minta jasa pengantaran paket takjil sate beracun itu ke kediaman Tomi di kawasan Bangunjiwo Kapanewon Kasihan, Bantul.

Seperti diberitakan, polisi Bantul meringkus Nani Aprilliani Nurjaman (25) warga Dusun Sukaasih, Desa Buniwangi, Kecamatan Palasah, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Jumat (30/4/2021). Nani ditangkap di kediamannya di Potorono Kapanewon Piyungan, Bantul sebagai tersangka pengirim paket takjil beracun yang merenggut nyawa seorang bocah berusia 10 tahun.

Direskrimum Polda DIY Kombes Burkan Rudy Satria saat jumpa pers di Mapolres Bantul, Senin (3/5/2021) mengungkap hasil penyelidikan Satuan Reserse dan Kriminal Umum Polres Bantul selama empat hari terakhir hingga mengerucut pada tersangka Nani.

Polisi juga mengamankan berbagai barang bukti, di antaranya dua unit motor matik, sepasang sandal, uang tunai Rp 30 ribu, kunci motor dan satu buah helm berwarna merah.

“Kemudian ada beberapa plastik kombinasi garis merah berisi 6 tusuk sate dan saus kacang. Kalau uang Rp 30 ribu itu yang dipakai untuk bayar ojolnya,” kata Burkan.

Saat ini Nani masih ditahan di Mapolres Bantul untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut terkait motif dan kemungkinan ada pihak lainnya yang terlibat. (*/dtc/tribunnews.com)

Foto : detikcom