Pandemi Covid-19 Ancam Pekerja Muda Jadi “Generasi Lockdown”

(Berita Terpercaya) – Generasi muda usia produktif terancam menjadi “generasi lockdown” akibat pandemi Covivd-19.

Organisasi Buruh Internasional (ILO) menyampaikan laporan terbaru di Jenewa terkait temuan rasio pekerja muda yang kehilangan pekerjaan selama pandemi dalam kisaran lebih dari satu banding enam orang pekerja muda.

Krisis akibat Covid-19 berdampak kepada 305 juta pekerja paruh waktu kehilangan pekerjaan. Para pekerja muda yang terdampak pandemi kini menghadapi kesulitan ekonomi.

Menurut Direktur Jenderal ILO Guy Ryder pekerja muda usia sampai 28 tahun menghadapi “bahaya” krisis, mulai dari ketidakmampuan mendapatkan pelatihan layak atau mendapatkan akses ke pekerjaan yang bisa bertahan sampai pandemi berlalu.

“Mereka dikeluarkan dari pekerjaan di awal karier mereka,” kata Guy Ryder seperti dirilis DW. “Mereka tidak akan memiliki perkembangan karier yang normal. Mereka terancam jadi generasi lockdown.”

Pemerintahan dapat melakukan langkah-langkah, seperti meningkatkan bantuan negara untuk pekerja yang menganggur, mengambil langkah-langkah untuk menjamin pekerjaan dan pelatihan, dan melakukan tes Corona secara massal serta menerapkan langkah-langkah yang meningkatkan keselamatan di tempat kerja.

Setelah memuncak pertama kali di China, di mana ia dimulai, pandemi COVID-19 kemudian melanda Eropa, dan sekarang Amerika menjadi pusat pandemi yang baru. Kawasan Timur Tengah juga masih terus berjuang untuk mengatasi wabah COVID-19. (*/dtc)

Foto : ilo.org