Patuhi Kebijakan dan Protokol, Indonesia Bisa Akhiri Covid-19

(Berita Terpercaya) – Indonesia akan sukses memerangi dan mengakhiri pandemi Covid-19. Syaratnya, seluruh elemen masyarakat secara konsisten mematuhi setiap kebijakan dan protokol penanganannya.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate mengungkapkan optimismenya, Sabtu (16/5/2020) di webinar yang diselenggarakan oleh Rekat Anak Bangsa dan ID Next Bangsa.

Menurut Johnny, keberhasilan bangsa Indonesia bisa lebih cepat apabila kebijakan pemerintah terkait pemutusan rantai Covid-19 dipahami dan dilaksanakan oleh rakyat secara konsisten.

Menkominfo mengatakan, berbagai protokol penanganan Covid-19, seperti protokol kesehatan, transportasi, komunikasi, dan yang lainnya menjadi penentu bagi Indonesia untuk memasuki new normal setelah menghadapi situasi seperti tiga bulan terakhir ini.

Johnny menambahkan, WHO bakal segera mencabut pandemi Covid-19 ketika segala kebijakan dan imbauan pemerintah dapat dijalankan dan dipatuhi dengan baik. Meskipun dicabutnya status pandemi tidak secara langsung memutus rantai penyebaran wabah tersebut.

“Kalau itu kita lakukan (mematuhi protokoler penanganan Covid-19), itulah new normal. Tidak saja pada saat mengatasi Covid-19, tetapi nanti setelah Covid juga,” terangnya

Menkominfo menilai kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)  yang dikeluarkan pemerintah merupakan langkah yang tepat. Karena, PSBB menyelamatkan aspek penanganan nonmedis.

“PSBB itu adalah batasan dari exprint-nya total karantina, sampai di batas bawahnya adalah memang bebas terbuka, dibikinlah PSBB dengan protokol-protokol yang dilakukan, agar penyebarannya tidak bertambah dan bisa diputus,” jelasnya.

Dari aspek medis, lanjut Johnny, kebijakan PSBB sangat membantu tenaga medis yang menjadi garda terdepan untuk menyembuhkan masyarakat yang tertular atau dalam hal ini melakukan tindakan-tindakan kuratif. Sementara, dari sisi pemerintah, dalam hal ini Kementerian Kominfo, terus berupaya melakukan tindakan preventif.

“Di situlah peran Kominfo harus di depan dalam rangka preventif, tugas pencegahan dengan menggunakan teknologi apa saja,” pungkas Johnny. (*/dtc)

Foto : dok. Kominfo