Pemkab Klaten Siapkan Sanksi bagi Perusahaan Tak Beri THR Karyawan

(Berita Terpercaya) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten akan memberikan sanksi kepada perusahaan yang nekat tidak memberikan tunjangan hari raya (THR) untuk karyawannya.

Pemkab Klaten melalui Dinas Tenaga Kerja akan memberikan surat edaran bagi perusahaan-perusahaan, Jika perusahaan nekat tidak membayar THR tanpa alasan, Pemkab Klaten menyiapkan sanksi.

“THR itu wajib diberikan untuk karyawan yang bekerja di perusahaan-perusahaan yang ada di Kabupaten Klaten. Harus diberikan pada karyawan dan karyawati,” tegas Bupati Klaten Sri Mulyani, Sabtu (16/5/2020).

Mulyani menegaskan, pihaknya pasti akan memberikan teguran. Pasti akan ada sanksi sebab THR merupakan hak karyawan dan karyawati.

Lebih-lebih, saat ini THR sangat dibutuhkan para karyawan dan karyawati di tengah kondisi pandemi Corona. Kondisi masyarakat sedang susah.

“Kondisi saat ini kan masyarakat lagi kesusahan. Tentunya hukumnya menjadi wajib untuk memberikan THR yang memang menjadi haknya karyawan,” lanjut Mulyani.

Sementara, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Pemkab Klaten, Slamet Widodo mengatakan kondisi abnormal karena ada pandemi Covid-19 jangan dijadikan alasan perusahaan untuk mangkir dari kewajiban memenuhi hak karyawan, yaitu memberikan THR.

“Bagi perusahaan yang tidak terlalu terdampak, ya harus normatif dipenuhi. Ini sudah ada yang lapor membayarkan,” jelas Slamet.

Menurut Slamet, sesuai aturan THR harus dibayarkan H-7 lebaran. Namun, juga tetap harus mempertimbangkan kondisi saat ini.

“Sesuai aturan THR kan mulai H-7. Tapi, soal besaran berapa, ini mengingat situasi saat ini ya repot juga,” lanjut Slamet.

Menurut Slamet, Disnaker sudah membuat edaran yang akan diedarkan kepada perusahaan. Isinya kewajiban membayar THR yang diminta tepat waktu. (*/dtc)

Foto : pikiranrakyat.com