penjualan kendaraan niaga

Pembangunan Infrastruktur Dongkrak Penjualan Kendaraan Niaga

[Berita Terpercaya] Program pembangunan infrastruktur yang digenjot pemerintah dilaporkan  berpengaruh pada peningkatan penjualan kendaraan niaga. Penjualannya pada tahun 2017 diinformasikan mengalami pertumbuhan 16,2 persen dari tahun sebelumnya. Demikian data tersebut dikemukakan oleh Gabungaan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) sebagaimana informasi ini dilansir dari CNN.com.

Kendaraan berjenis truk dengan berat di atas 24 ton mendominasi peningkatan penjualan kendaraan niaga. Tercatat sebanyak 20.801 unit kendaraan jenis truk tersebut terjual pada tahun 2017. Dapat dikatakan pula penjualannya naik 91 persen jika dibandingkan dengan penjualan pada tahun sebelumnya. Sementara itu untuk jenis pick up hanya mengalami peningkatan 6 persen.

Ketua I Gaikindo Jongkie D. Sugiharto berharap untuk penjualan pada 2018 ini berada pada kisaran yang tidak jauh berbeda dengan tahun lalu. Ia juga mengaku akan tetap berhati-hati dalam mematok target pertumbuhan penjualan kendaraan niaga tersebut.

 

Pengaruh Peraturan Pembatasan Muatan Truk terhadap Penjualan Kendaraan Niaga

Jongkie juga mengemukakan bahwa peraturan pembatasan muatan truk dapat berkontribusi pada pertumbuhan penjualan kendaraan niaga. Secara tidak langsung, menurut Jongkie peraturan tersebut memaksa pengguna kendaraan niaga untuk membeli kendaran baru.

Menurut Jongkie, secara umum faktor adanya peraturan tersebut tetap berpengaruh pada peningkatan penjualan. Dapat dikatakan, peraturan tersebut memaksa pengguna kendaraan niaga untuk tidak melebihi kapasitas muatan. Apabila ada kelebihan muatan, mau tidak mau pemilik kendaraan harus membeli kendaraan baru lagi.


pembangunan infrastruktur dongkrak penjualan kendaraan niaga