Polisi Kulon Progo Tangkap Pembunuh Dua Perempuan Muda

(Berita Terpercaya) – Polres Kulon Progo mengungkap kasus pembunuhan dua perempuan muda. Pelakunya pria warga Kelurahan Tawangsari Kapanewon Pengasih, Kulon Progo berinisial NAF alias Andika. Dua perempuan muda yang menjadi korban, Takdir Sunariati (21) warga Sendangsari, Pengasih, Kulon Progo dan Dessy Sri Diantary (22) warga Wates, Kulon Progo.

Terungkapnya kasus itu bermula dari terkuaknya identitas mayat perempuan muda, yakni Takdir yang ditemukan tak bernyawa di depan toilet Kantor Dermaga Wisata Glagah, Temon, Kulon Progo. Satreskrim Polres Kulon Progo kemudian melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan dari keluarga dan teman dekat korban.

Hasilnya, sebelum meninggalkan rumah pada Jumat sore, korban sempat pamit kepada salah seorang temannya melalui aplikasi WhatsApp bahwa ia hendak pergi bersama seorang pria, yang tak lain adalah NAF.

“Salah satu saksi (teman korban) melakukan komunikasi WA dengan korban, di situ korban menjawab sedang pergi dengan laki-laki yang selanjutnya diketahui bernama NAF,” terang Kahumas Polres Kulon Progo, Iptu I Nengah Jefri, Sabtu (3/4/2021).

Polisi kemudian mencari keberadaan NAF di rumahnya di Tawangsari. Kebetulan saat itu NAF sedang tidak berada di sana. Polisi kemudian melanjutkan pencarian di rumah kerabat NAF di Ngruno, Karangsari, Pengasih.

“Saat ditangkap NAF mengakui perbuatannya,” kata Jefri.

Selain menangkap NAF, petugas juga mengamankan barang bukti kendaraan motor milik korban yang disembunyikan NAF di salah satu tempat penitipan sepeda motor di wilayah Wates. “Untuk saat ini kasus masih dalam penyelidikan,” pungkasnya.

Tersangka Andika juga mengaku telah membunuh Dessy yang mayatnya ditemukan di Wisma Sermo, Karangsari, Pengasih, Kulon Progo, Selasa (23/3) lalu.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap tersangka (NAF), diketahui bahwa yang bersangkutan juga melakukan aksi pembunuhan di Wisma Sermo beberapa waktu lalu,” ungkap Jefri, kepada wartawan Sabtu, (3/4/2021).

Jefri mengatakan NAF mengakui bahwa dirinyalah yang membunuh Dessy Sri Diantary (22) warga Wates, Kulon Progo. Mayat Dessy ditemukan di bangunan Wisma Sermo oleh warga setempat.

NAF menghabisi nyawa Dessy dengan cara diracun menggunakan minuman bersoda yang telah dicampur dengan tiga butir obat untuk sakit kepala.

“Setelah korban meminum itu maka berakibat kejang-kejang, dan saat kejang-kejang itu pelaku membenturkan kepala korban ke lantai sehingga korban meninggal dunia,” jelas Jefri.

Usai melakukan aksi tersebut, NAF mengambil sepeda motor korban dan menjualnya di wilayah Jawa Tengah. Polisi masih mendalami perihal motif pembunuhan tersebut. (*/dtc)

Foto : istimewa/dokumen warga