PSS, Arga dan Isu Teror Kepindahan Pemain (2)

(Berita Terpercaya) – Benarkah Hendika Arga Permana, kapnten PSIM Yogyakarta yang dipinjamkan ke PSS kemudian secara mengejutkan malah menyatakan gantung sepatu di usia emas, 25 tahun, diteror. Atau adakah sebab lain di balik keputusan mengejutkan pemain yang selalu tampil menawan di setiap aksinya di lapangan hijau ini?

Pada akun instagram pribadinya @hendikaargapermana, Selasa (23/10/2018), Arga mengatakan bahwa sepakbola adalah cabang olahraga yang sejak kecil dianggap akan membawa kebahagiaan bagi diri.

“Menjadi pemain sepakbola hebat, sudah menjadi impian saya sejak kecil. Waktu itu, saya berfikir, sepakbola merupakan permainan yang mampu membawa saya kepada kesenangan, keceriaan, kebahagiaan dan kebebasan. Sepakbola mampu menghapus kesedihan, mempererat tali persaudaraan, dan menjunjung nilai-nilai kemanusiaaN,” ujarnya membuka pernyataan.

Nyatanya apa yang diimpikan itu tidak sepeuhnya didapatinya dalam sepakbola. “Dengan bermodalkan angan-angan itu, saya memutuskan untuk berjuang dan berkarir di dunia sepakbola profesional. Saya pun merasa, angan-angan indah itu, akan menjadi kendaraan bagi saya untuk meraih prestasi. Namun kebahagiaan yang saya dambakan sejak kecil tidak seutuhnya ada. Sulit bagi saya untuk mendapat kebahagiaan serta kebebasan dengan keadaan yang seperti saat ini.”

Tapi Arga tetap berharap pemain lain dan terutama pemain remaja setelah dirinya bisa mendapat kebahagiaan itu. “Saya berharap teman-teman pemain digenerasi sekarang atau yang akan datang yang ingin memperkuat tim manapaun, mampu mendapatkan kebahagiaan dan kebebasan secara utuh. Mampu menikmati sepakbola dimanapun mereka bermain untuk tim tersebut. Dan saya yakin semua pesepakbola mendambakan hal itu,” lanjutnya.

Arga pun mengakui jika keputusan ini telah dibuat dengan tekad yang bulat serta restu dari keluarga. ” Keputusan ini saya buat dengan tekad yang bulat serta restu dari keluarga Terima kasih. Nikmati skenario hidup Allah selanjutnya,” pungkasnya.

Benarkah ada ancaman dan teror karena kepindahan Arga untuk sementara dari PSIM ke PSS? Ikuti pemberitaan selanjutnya. (*/sdr)

foto: dari akun Facebook Hendika Arga Permana