Ratna Ditangkap, Polisi Tidak Mau Kecolongan Seperti Rizieq Shihab

(Berita Terpercaya) – Penangkapan Ratna Sarumpaet di Bandara Soekarno-Hatta saat hendak terbang ke Cile, rupanya karena polisi tidak mau kecolongan seperti yang pernah terjadi pada Pimpinan Front Pembela Islam Rizieq Shihab yang kabur ke luar negeri saat menjalani proses hukum.

Polisi bergerak cepat dan Kamis (4/10/2018) malam menangkap Ratna.  Menurut Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Jerry Siagian, penangkapan ini memang merupakan langkah antisipasi agar Ratna harus menghadapi segala persoalan hukum yang menimpanya terkait kebohongan yang dilakkan Ratna terkait hox penganiayaan.

Jerry Siagian lebih jauh mengatakan bahwa polisi harus memastikan Ratna selalu berada di Indonesia ketika kasus ini ditangani penyidik. Dan juga agar tidak melarikan diri seperti yang dilakukan oleh Rizieq Shihab.

Setelah ditangkap di Bandara Soekarno Hatta saat Ratna hendak terbang ke Cile, juru kampanye Capres Prabowo-Sandi yang dipecat gara-gara heboh hoax soal penganiayaan terhadap dirinya ini, Ratna dibawa ke Polda Metro Jaya.

Setelah menjalani pemeriksaan, pada pukul 00.12 WIB, Jumat (5/10/2018), Ratna Sarumpaet keluar dari Direktorat Kriminal Umum Polda Metro Jaya. Belasan petugas kepolisian terlihat mengawal Ratna saat keluar.

Ketika ditanya, Ratna mengatakan dia akan dibawa ke rumahnya di Jalan Kampung Melayu Kecil, Tebet, Jakarta Selatan. “Ini mau ke rumah, mau penggeledahan,” ujar Ratna. Tampak seorang polwan memegang tangan Ratna yang tengah berdesak-desakan antara polisi dan puluhan wartawan. Ratna masuk ke dalam sebuah mobil avanza milik petugas kepolisian yang diikuti iring-iringan lebih dari 4 mobil. (*/sdr)