Rizieq, Menantu, dan Dirut RS UMMI Jadi Tersangka Swab Test

(Berita Terpercaya) – Kasus baru kembali menjerat Muhammad Rizieq Shihab, setelah menjadi tersangka pelanggaran UU Kekarantinaan. Pentolan ormas FPI yang telah dibubarkan pemerintah itu kini menjadi tersangka terkait kasus swab test di RS UMMI, Bogor, Jawa Barat.

Dua nama lainnya juga ditetapkan sebagai tersangka untuk kasus sama, yaitu Dirut RS UMMI Dr. Andi Tatat dan .menantu Habib Rizieq, Muhammad Hanif Alatas.

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi, Senin (11/1/2021) mengatakan tim penyidik Bareskrim Polri telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka terkait kasus RS UMMI, Bogor, Jawa Barat. Penyidik sudah melaksanakan gelar perkara dan menetapkan tiga orang sebagai tersangka, yakni Rizieq, Dr. Tatat, dan Hanif Alatas.

Andi menuturkan tim penyidik sudah menjadwalkan pemeriksaan terhadap ketiganya sebagai tersangka. Pemeriksaan itu kata Andi akan berlangsung pekan ini.

“Minggu ini rencananya (pemeriksaan ketiganya sebagai tersangka),” tuturnya.

Sebelumnya, tim penyidik Bareskrim Polri telah memeriksa Rizieq , istri, dan anak serta menantu Rizieq, yaitu Syarifah Fadhlun Yahya dan Muhammad Hanif Alatas, sebagai saksi. Mereka menjalani pemeriksaan di Rutan Polda Metro.

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Andi Rian Djajadi, menyampaikan pemeriksaan Syarifah dan Hanif dilakukan di Rutan Polda Metro Jaya atas permintaan keduanya. Untuk pemeriksaan Syarifah sudah selesai.

“Di rutan PMJ, atas permintaan mereka. Istrinya sudah selesai, tinggal menantunya,” ujar Andi.

Selain tiga orang tersebut, tim penyidik Bareskrim Polri sudah memeriksa Dirut RS UMMI Bogor, Dr. Andi Tatat, sebagai saksi. Pemeriksaan Andi Tatat dilakukan Kamis (7/1/2021) di Polres Bogor setelah dinyatakan sembuh Covid-19.

Seperti diketahui, kasus RS UMMI terkait swab test Rizieq bermula saat Andi Tatat dilaporkan ke polisi. Andi Tatat dilaporkan Satgas Covid-19 Kota Bogor dengan laporan bernomor LP/650/XI/2020/JBR/POLRESTA BOGOR KOTA tertanggal 28 November 2020.

Andi Tatat dilaporkan karena dinilai menghalang-halangi upaya satgas melakukan swab test terhadap Rizieq. Saat Satgas hendak melakukan tes usap, Rizieq sedang menjalani perawatan di RS UMMI Bogor. Namun, belakangan, Rizieq malah kabur melalui pintu belakang RS UMMI. (*/dtc)

Foto : istimewa