Sektor Wisata Yogya Tetap Buka, Pengunjung Wajib Rapid Test Antigen

(Berita Terpercaya) – Destinasi wisata di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tetap dibuka meski Pemerintah Daerah (Pemda) DIY mengeluarkan kebiakan PTKM (pengetatan secara terbatas kegiatan masyarakat) mulai 11 hingga 25 Januari 2021. Namun, masyarakat, khususnya wisatawan diwajibkan menunjukkan hasil rapid test antigen nonreaktif sebagai syarat berwisata di DIY.

Kepala Dispar DIY Singgih Rahardjo mengatakan instruksi Gubernur DIY terkait PTKM secara eksplisit tidak membahas masalah sektor pariwisata. Namun, karena sektor pariwisata harus mengikuti instruksi tersebut, Dispar mengeluarkan Surat Edaran No.188/00139 tertanggal 8 Januari 2021 tentang pengetatan secara terbatas di sektor pariwisata.

“Surat itu ditujukan kepada kepala Dispar seluruh kabupaten kota dan pelaku wisata,” katanya kepada wartawan melalui aplikasi Zoom, Jumat (8/1/2021).

Dikatakan Singgih, sektor pariwisata tentu akan mengikuti apa yang sudah jadi keputusan, kebijakan pemerintah pusat dan (Instruksi) Gubernur DIY.

Beberapa poinnya meliputi, memastikan tetap menerapkan prokes dan SOP secara konsisten di destinasi wisata. Juga, memberlakukan pembatasan kunjungan wisata maksimal 50 persen dari kapasitas dan belum bisa menerima kunjungan wisata dalam rombongan besar.

Selain itu, menerapkan jam operasional untuk industri wisata hingga destinasi wisata hingga pukul 19.00 WIB kecuali bidang akomodasi. Kecuali untuk Gunungkidul dan Bantul ditutup lebih awal lagi, jam 18.00 WIB. Serta,  melakukan screening dokumen kesehatan untuk wisatawan baik itu di destinasi wisata maupun industri pariwisata.

Semenara itu, untuk rumah makan melayani dine-in 25 persen dan lainnya take away. Kemudian, juga mendorong agar calon wisatawan datang reservasi terlebih dahulu melalui visiting Jogja, sekaligus pendataan.

“Yang penting juga, tidak menyelenggarakan event yang memicu kerumunan. Serta, destinasi wisata mengalokasikan waktu satu hari libur seminggu sekali untuk pembersihan,” ucap Singgih. (*/dtc)

Foto :  merdeka.com