Singapura dan 10 Negara Berisiko Sangat Tinggi

(Berita Terpercaya) – Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) yang berpusat di Amerika Serikat mencatat sejumlah 11 negara ke dalam daftar tujuan perjalanan berisiko ‘sangat tinggi’, Rabu (20/10/2021) dirilis CNN Travel. Kesebelas negara itu berada pada level 4 Covid-19, yang berarti masuk kategori risiko tertinggi di CDC.
Kesebelas negara tersebut adalah Singapura, Austria, Belize, Botswana, Kroasia, Yunani, Irlandia, Malaysia, Swiss, Turki, dan Inggris.
Menurut kriteria dari CDC, tempat yang masuk dalam kategori Level 4 memiliki lebih dari 500 kasus per 100 ribu penduduk dalam 28 hari terakhir. Pendatang harus menghindari bepergian ke lokasi yang berada di Level 4. Siapa pun yang bepergian harus divaksinasi lengkap.
Informasi dari CDC ini sangat berbeda dibandingkan saat awal 16 Agustus 2021, di mana ada 16 tujuan yang masuk ke dalam Level 4 selama sepekan. Pemberitahuan terbaru CDC ini merupakan pertama kali sejak awal Agustus 2021 yang hanya menambahkan satu negara ke Level 4, yaitu Singapura.
Kendati demikian masih banyak tempat liburan internasional populer yang masih ada di tingkat kewaspadaan tertinggi.
Sementara itu, kategori Level 3 diberikan kepada tempat yang memiliki antara 100 dan 500 kasus per 100 ribu penduduk dalam 28 hari terakhir.
Ada sejumlah enam destinasi baru ditetapkan dalam Level 3, tiga di antaranya naik dari Level 2, yaitu: Angola, Djibouti, dan Hungaria. Adapun tiga negara lainnya di Level 3 yang sebelumnya berada di Level 4, adalah Sipus, Eswatini, dan Tunisia.
Menyikapi perkembangan tersebut, pemerintah Amerika Serikat (AS) menaikkan level imbauan perjalanan terkait virus Corona (Covid-19) untuk Singapura ke kategori berisiko paling tinggi. Dengan level itu, otoritas AS mengimbau warganya untuk menghindari perjalanan ke Singapura.
“Karena situasi terkini di Singapura, bahkan pelancong yang divaksinasi sepenuhnya mungkin berisiko terinfeksi dan menyebarkan varian-varian Covid-19,” demikian bunyi peringatan terbaru CDC.
Mengutip data John Hopkins Coronavirus Resources Center, Singapura mencatatkan kasus harian rata-rata 3.000 kasus.
Badan perlindungan kesehatan AS itu menyatakan bahwa siapa saja yang harus bepergian ke Singapura harus sudah divaksinasi sepenuhnya dan harus mematuhi rekomendasi atau persyaratan yang diberlakukan otoritas Singapura, termasuk memakai masker dan menjaga jarak aman.
Departemen Luar Negeri AS merilis imbauan serupa pada Senin (18/10/2021) waktu setempat, dengan mendorong orang-orang untuk tidak bepergian ke Singapura karena Covid-19.
CDC merilis pemberitahuan kesehatan perjalanan untuk memperingatkan pelancong soal ancaman-ancaman kesehatan di seluruh dunia, melalui sistem imbauan empat level. Sistem itu mengategorikan tujuan-tujuan dengan mempertimbangkan berbagai faktor, seperti jumlah kasus Covid-19 terkini dan lintasan kasus baru. (*/dtc)
Foto : Getty Images for International Paralympic Committee