skandal data pengguna facebok

Mark Zuckerberg Meminta Maaf Atas Skandal Data Pengguna Facebook

[Berita Terpercaya] CEO Facebook Mark Zuckerberg meminta maaf atas skandal data pengguna Facebook yang berkembang belakangan ini. Menurut Zukerberg, pemaparan data pengguna ke perusahaan konsultan politik seperti Cambridge Analytica “adalah pelanggaran kepercayaan besar. Penyesalan tersebut diungkapkannya kepada CNN Laurie Segall

“Kami memiliki tanggung jawab dasar untuk melindungi data masyarakat,” kata Zuckerberg dalam sebuah wawancara pada Anderson Cooper 360. Demikian wawancara tersebut sebagaimana berita ini dilansir dari time.com.

Diketahui bahwa perusahaan penambangan data Cambridge Analytica telah memperoleh data pribadi sebanyak 50 juta pengguna Facebook. Perusahaan itu dilaporkan menggali data sebanyak itu melalui aplikasi pihak ketiga saat bekerja untuk kampanye kepresidenan Donald Trump.

Anggota parlemen di AS dan Inggris meminta Zuckerberg untuk bersaksi awal pekan ini tentang insiden tersebut. Investor juga mengajukan gugatan federal terhadap Facebook minggu ini, karena skandal data di Facebook telah mengirim sahamnya jatuh. Zuckerberg mengatakan dia akan “senang” untuk tampil di hadapan Kongres pada hari Kamis.

Facebook sendiri telah mengumumkan alat AI baru pada 2016 untuk mengidentifikasi apakah itu akun palsu atau bukan. Selanjutnya Facebook juga masih mengakui perlu banyak kerja keras untuk mencegah manipulasi pemilihan di masa depan.

baca juga >>> Salah Satu Pendiri WhatsApp, Turut Marakkan Tagar #deleteFacebook di Twitter.

Komitmen Atas Skandal Data Pengguna Facebook

“Kami benar-benar berkomitmen untuk melakukan semua yang kami butuhkan untuk memastikan integritas pemilu di Facebook aman,” kata Zuckerberg kepada Segall. Zuckerberg juga mengakui kepada Segall bahwa Facebook membuat “kesalahan” pada 2015. Hal itu usai Facebook didekati oleh Guardian tentang aplikasi kuis yang memanen data dari puluhan juta pengguna.

“Saya pikir ini jelas kesalahan dalam retrospeksi,” kata Zuckerberg. “Kami harus memastikan bahwa kami tidak membuat kesalahan itu lagi.”

Zuckerberg juga berjanji bahwa Facebook akan membangun aplikasi baru untuk membantu pengguna mengidentifikasi apakah data mereka dikompromikan. Facebook juga menjanjikan untuk meninjau aktivitas pihak ketiga yang dipertanyakan di jejaring sosial dengan lebih intensif lagi.


sbobet88