badai tropis ava

Masa Tahanan Gadis Aktivis Palestina Diperpanjang

[Berita Terpercaya] Masa tahanan Ahed Tamimi, seorang gadis aktivis Palestina (17), diperpanjang pihak otoritas Israel. Ia ditangkap usai videonya yang menampar tentara Israel beredar secara viral.

Militer Israel diketahui juga menahan ibu beserta seorang sepupunya. Ahed ditangkap pihak militer Israel di sebuah desa yang berada di Tepi Barat. Diperkirakan ia ditangkap di rumahnya pada Selasa (19/12) waktu dini hari sekitar pukul 03.00 waktu setempat.

Gadis aktivis Palestina tersebut juga diinformasikan pernah menggigit tentara Israel saat ia masih kecil. Ia melakukan itu sebagai perlawanan atas penangkapan bocah laki-laki Palestina. Bocah laki-laki tersebut diketahui adalah adiknya.

Ahed Tamimi dan keluarganya dikenal sebagai aktivis anti-pendudukan Israel di Tepi barat. Penangkapan terhadapnya terjadi saat tensi di Tepi Barat dan Gaza memanas menyusul serangan Israel di daerah itu beberapa waktu lalu.

Usai penangkapan Tamimi, otoritas Israel juga menangkap ibu Tamimi, Nariman, sewaktu pergi ke tahanan untuk menemani saat interogasi putrinya. Sementara Ayahnya, Bassem juga ikut dipanggil polisi Israel untuk diinterogasi.

Ketegangan di wilayah itu menyusul langkah Negara AS yang mengklaim Yerusalem sebagai Ibukota Israel pada awal bulan ini.

 

Kritik Netizen dan Upaya Pengacara Tamimi

Penangkapan atas gadis aktivis Palestina tersebut sontak menuai kritik di kalangan Netizen. Netizen Palestina mengkritik atas penangkapan pada tengah malam tersebut. Alasan adalah bahwa rakyat memiliki hak menolak pendudukan ilegal oleh tentara Israel di wilayah mereka.

Terkait penangkapan tersebut, pengacara Tamimi, Gaby Lasky berencana mengajukan banding atas perpanjangan masa tahanan Tamimi. Pasalnya keputusan pada sidang pertama Pengadilan Militer Ofer Israel memberikan izin polisi untuk memperpanjang masa tahanan Tamimi. Penahanan tersebut diperpanjang untuk menyelidiki keterlibatan Tamimi dalam insiden lainnya.


gadis aktivis palestina