“Tampang Boyolali” Membayar Lunas Ejekan Itu

(Berita Terpercaya) –  Pernyataan Prabowo beberapa waktu lalu ketika mengatakan “tampang Boyolali” sebagai tampang rakyat kecil yang kurang mampu, kini menuai akibatnya. Di beberapa TPS di Boyolali, suara pasangan nomor 02 ini sama sekali tidak mendapat suara, alias nol.

Suara netizen di dunia maya mengatakan ini sebagai balasan ketika orang tidak bisa menjaga mulutnya. Tidak bisa menjaga pernyataan yang menyinggung dan menyakitkan. “Orang Boyolali melawan … Nah itulah hasilnya kalau ngomong asal njeplak,”ujar seorang netizen.

Dari hasil pengumpulan data DPC PDIP Boyolali di Panti Marhaen Boyolali, ada puluhan TPS Prabowo tidak mendapat suara sama sekali. Hal ini dikatakan oleh Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan, Boyolali, Seno Samodro yang juga adalah Bupati Boyolali.

Data yang dihimpun di Panti Marhein ada sekitar 25 TPS di mana Jokowi menag telak. Seperti di Desa Bengkle, Kecamatan Wonosamodro ada 8 TPS. Kemudian di Kacangan, Andong satu TPS, Kecamatan Kemusu satu TPS, Kecamatan Selo 6 TPS, Kecamatan Musuk 5 TPS, di Kecamatan Ampel 3 TPS dan di Cepogo satu TPS.

Di TPS 01 Desa Jeruk dari 180 DPT semuanya memilih Jokowi-Maaruf. Begitu juga di 02 Desa Jeruk, 270 DPT sama sekali tidak memilih Prabowo-Sandi. Kedua TPS ini terletak di Kecamatan Selo, Boyolali.

Sekretaris Desa Jeruk, Supriyanto yang dikonfirmasi detik.com membenarkan perolehan suara pasangan nomor urut 01 di TPS tersebut memperoleh suara 100 persen. “Iya betul,” kata Supriyanto. “Mungkin (masyarakat) senang saja sama Pak Jokowi,” imbuhnya. (*/sdr)

foto: merdeka.com