AS Geram Korut Uji Cobakan Rudal Balistik Antar Benua

[Berita Terpercaya] Reaksi AS kali ini benar-benar geram terhadap uji coba rudak balistik antar benua yang dilakukan Korut pada Rabu (29/11). AS memperingatkan Korut bahwa Korut akan benar-benar hancur jika sampai pecah perang.

Duta Besar AS untuk PBB, Nikki Halley, mengungkapkan bahwa AS sampai hari ini tidak pernah ingin berperang dengan Korut. Namun jika perang benar-benar pecah, AS mengancam bahwa rezim Korut akan benar-benar hancur. Demikian hal tersebut disampaikan Halley pada Kamis (30/11).

Ditambahkan pula oleh Halley, bahwa AS juga telah meminta China untuk menghentikan pasokan minyak ke Korut. “Kami membutuhkan China untuk berbuat lebih banyak,” kata Haley. “Presiden Trump menelepon Presiden Xi pagi ini dan mengatakan kepadanya bahwa kita telah sampai pada titik di mana China harus memutus pasokan minyaknya untuk Korea Utara.”

Halley memaparkan bahwa pendorong utama produksi nuklir Korut selama ini adalah minyak yang dipasok dari China. China adalah sekutu terbesar Korea Utara dan juga mitra dagang terpenting. Pyongyang pun diperkirakan bergantung pada China untuk sebagian besar pasokan minyaknya.

Adapun ketinggiannya uji coba rudal Korut diklaim mencapai sekitar 4.475km (2.780 mil). Angka itu diklaim lebih dari 10 kali ketinggian Stasiun Antariksa Internasional. Rudal tersebut juga membawa hulu ledak yang mampu memasuki kembali atmosfer bumi.

Namun demikian tidak sedikit para ahli yang masih meragukan atas teknologi yang dimiliki Korut. Betapapun Kim Jong-un mengklaim bahwa peluncurannya merupakan terobosan baru dan tak bercacat.

 

Uji Coba Rudal Balistik Korut Desak PBB Adakan Pertemuan Darurat

Uji coba rudal balistik antar benua oleh Pyongyang tersebut juga menuai kecaman masyarakat internasional. Dewan Keamanan PBB pun lantas mengadakan sebuah pertemuan darurat. Haley memperingatkan bahwa “tindakan agresi lanjutan” hanya akan mengguncang mengguncang keamanan di kawasan ini.

Sementara itu Duta Besar Rusia untuk PBB, Vassily Nebenzi mengatakan bahwa Pyongyang harus menghentikan uji rudal balistik dan program nuklirnya. Termasuk juga kepada Washington agar membatalkan rencana latihan militernya dengan Korea Selatan.


uji coba rudal balistik