ZTE terkena sanksi

ZTE Terkena Sanksi Tidak Dapat Membeli Teknologi AS Selama 7 Tahun

[Berita Terpercaya] Perusahaan telekomunikasi asal China, ZTE terkena sanksi dari Pemerintah AS karena melakukan pelanggaran sehubungan dengan sanksi ekonomi AS kepada Iran. Lebih lanjut dilaporkan bahwa ZTE dituduh telah melakukan pelanggaran karena melakukan ekspor produknya ke Iran.

Terkait hal tersebut, dilaporkan pula bahwa Pemerintah AS juga tengah melakukan hal yang sama terhadap Huawei.

ZTE dipastikan terkena sanksi tidak akan bisa membeli teknologi AS selama tujuh tahun ke depan. Itu sama saja dengan ZTE tidak dapat lagi membeli chipset buatan Qualcomm. Sementara diketahui sekitar 65 persen smartphone besutan ZTE menggunakan chipset dari Qualcomm.

Dijatuhkannya sanksi tersebut tidak hanya berdampak pada ZTE sendiri, melainkan juga terhadap mitra-mitra dagang ZTE. Baik itu Google lewat OS Android nya, Texas Instrument, dan termasuk juga GlobalFoundries. Dua perusahaan terakhir diketahui merupakan perusahaan semikonduktor yang juga menjual chipset dan sirkuit untuk perangkat telekomunikasi.

baca: Terkait Kesepakatan Nuklir Iran, Trump Bersiap Tarik Dukungan

ZTE Terkena Sanksi Tidak Hanya karena Ekspor ke Iran

Sebelumnya pada 2016, ZTE sempat dituduh melakukan pelanggaran karena ekspor produknya ke Iran. Sementara pada waktu itu AS tengah memberlakukan sanksi yang melarang perangkat yang menggunakan teknologi dari AS tersebut untuk dijual ke Iran.
Pengadilan di AS menemukan bukti bahwa ternyata ZTE menjual perangkat Iran dengan menggunakan beberapa perusahaan cangkang. Perusahaan cangkang yang dimaksud di sini adalah perusahaan tak aktif yang digunakan untuk manuver keuangan, demikian hal itu seperti ditulis UberGizmo.

Biro Penyelidikan Federal AS juga mendapati perangkat bahwa ternyata telekomunikasi Huawei dan ZTE telah melanggar aturan keamanan di AS. Kedua produsen telekomunikasi asal China ini dicurigai dapat melakukan penyeadapan atas kegiatan telekomunikasi di AS. Hal itu juga merupakan tuduhan dari Pemerintah AS sebelum menjatuhkan sanksinya kepada ZTE.


bandar togel terpercaya